Cobalah Pohon Silver Birch Sebagai Obat Jerawat

Di Skotlandia, pohon Silver Birch telah lama dikenal sebagai 'tonik tradisional' dan tanaman obat, yang sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu dan dikutip dalam banyak teks kuno. Sebagai obat jerawat, getahnya bisa digunakan secara oral sebagai tonik atau dioleskan langsung ke kulit. Secara oral, getah pohon birch dianggap dapat mendetoksifikasi tubuh, sedangkan secara topikal, efeknya pada kulit adalah memberikan efek astringen ringan, menjadikan kulit bersih dan jernih. Getahnya juga memiliki efek antimikroba dan anti inflamasi: sehingga mengurangi jumlah bakteri pada kulit dan bintik-bintik yang sudah ada, sehingga mengurangi peradangan.

Daun Birch, jika dikumpulkan pada musim semi, dapat diseduh menjadi teh untuk minuman tonik yang menyegarkan atau digunakan sebagai kompres panas yang dapat menyegarkan kulit, terutama untuk jerawat di wajah. Daunnya bisa diseduh selama 10-15 menit dalam teko. Selain itu, di masa lalu tidak ada satu pun pohon yang terbuang, jadi kulit kayunya diseduh menjadi bir (untuk tujuan pengobatan!).

Pohon birch dalam berbagai bentuk, juga telah digunakan untuk mengobati radang sendi, eksim, asam urat dan psoriasis, namun sebenarnya pohon ini paling baik bila digunakan untuk mengobati jerawat vulgaris. Selain itu, jika Anda mengumpulkan getah dan daunnya sendiri (seperti yang dilakukan penulis) maka berjalan-jalan di hutan dan udara segar juga berkontribusi pada gaya hidup sehat dan hari yang menyenangkan. Ada banyak spesies Birch (Betula spp.), tetapi sebagian besar dilaporkan memiliki khasiat obat dan spesies Birch yang berbeda mengeluarkan jumlah getah yang berbeda pula. Getah dan daunnya bisa didapatkan di toko makanan kesehatan, dukun atau online dan biasanya harganya sangat terjangkau.

Menarik untuk dicatat bahwa, ketika meneliti sejarah obat-obatan Birch dalam teks-teks lama, jerawat tidak dijelaskan atau dicatat sebagai penyakit yang produktif dan sebenarnya tidak disebut jerawat sama sekali, melainkan disebut sebagai 'kulit bernanah'. Oleh karena itu, hal ini menimbulkan pertanyaan apakah acne vulgaris sebenarnya hanyalah sebuah kondisi medis yang umum terjadi di masyarakat modern. Perbedaan antara masyarakat modern dan masa lalu adalah: pola makan yang buruk, kurang olahraga, stres dan ketergantungan yang besar pada banyak bahan kimia modern dalam makanan, dll. Jadi secara logis untuk menyembuhkan jerawat, seseorang harus mengatasi cara hidupnya secara mendasar dan kemudian juga mendapatkan bantuan dengan obat jerawat.

Jadi, kita bisa melihat bagaimana pohon sehari-hari seperti Birch, dikenal oleh nenek moyang kita sebagai komoditas yang sangat berharga, khususnya dalam memerangi jerawat dan gejala-gejalanya yang mengerikan.