Seorang perokok yang telah merokok selama beberapa tahun akan mulai melihat dan merasakan gangguan kesehatan akibat merokok.
Salah satu hal pertama yang mulai dirasakan sebagian besar perokok adalah kelelahan terus-menerus. Setelah perokok merokok beberapa saat, nikotin mulai berdampak buruk pada tubuh dan sel. Nikotin merusak sel dan memperlambat suplai oksigen ke bagian tubuh. Hal ini membuat tugas-tugas sederhana sekalipun tampak membutuhkan waktu lama untuk diselesaikan. Hal-hal seperti membersihkan rumah menjadi tugas besar, atau memotong rumput seolah-olah Anda sedang memotong seluruh lingkungan.
Perokok biasanya akan mulai merasakan sesak napas. Perokok juga akan mulai merasakan sedikit mengi atau mencicit. Merokok merusak dinding dan sel-sel paru-paru perokok. Kapasitas udara di paru-paru berkurang sehingga perokok mulai mengi atau sesak napas saat berjalan, berolahraga, dan melakukan aktivitas lain di siang hari. Jalan kaki, atau aktivitas sederhana sepertinya membuat perokok lelah.
Merokok kemungkinan besar akan menyebabkan perokok terkena asma, kasus ini jauh lebih parah daripada mengi yang disebutkan di atas. Asma akan memerlukan penggunaan obat-obatan untuk kondisi ini. Apakah ini obat inhaler, atau penggunaan nebulizer, kedua obat ini memaksa bukaan di paru-paru terbuka dan memungkinkan lebih banyak oksigen kembali ke paru-paru. Jogging, berlari, pekerjaan atau aktivitas berat menjadi hampir tidak mungkin dilakukan pada penderita asma.
Beberapa hal yang sedikit mengganggu perokok seringkali berubah menjadi masalah kesehatan, batuk bagi perokok sederhana adalah tanda peringatannya. Batuk adalah cara tubuh untuk memberi tahu perokok bahwa ada sesuatu yang salah dan tubuh mungkin terkena bronkitis, yaitu infeksi pada paru-paru. Infeksi seringkali memerlukan obat untuk menyembuhkan paru-paru yang terkena infeksi. Dada yang sakit atau rasa sesak biasanya menyertai infeksi bronkitis ketika berkembang di paru-paru perokok.
Permasalahan kesehatan lain akibat merokok mungkin tidak disadari oleh perokok hingga permasalahan tersebut menjadi masalah yang serius. Ketika suatu masalah berkembang menjadi masalah besar maka seringkali sulit untuk menyembuhkan masalah tersebut. Permasalahan yang luput dari perhatian hingga berkembang menjadi masalah kesehatan yang parah terkadang tidak dapat diatasi sehingga perokok harus menanggung akibat dari masalah tersebut.
Seorang perokok juga bisa terkena kanker sebagai akibat atau masalah kesehatan akibat merokok. Kanker ini kemungkinan besar akan berkembang di paru-paru perokok. Namun, kanker bisa berkembang di bagian tubuh lain, tenggorokan, atau bagian lain yang dekat dengan paru-paru. Ketika seorang perokok mengidap kanker, hasilnya adalah tes terus menerus, Kunjungan ke Dokter, perawatan intensif, terkadang operasi, atau bahkan transplantasi organ utama adalah satu-satunya bentuk pengobatan yang harus dilakukan oleh seorang perokok.
Kanker mengakibatkan banyak biaya pengobatan dan bahkan terkadang pengobatan tidak berhasil atau masalah terlambat ditemukan pada perokok.