Minyak Esensial Aromaterapi-Penting untuk Pikiran dan Tubuh

Dokter dan pakar kecantikan mengatakan bahwa sejumlah minyak sangat penting untuk menjaga kulit kita tetap sehat dan bersinar. Lebih jauh lagi, minyak bahkan dapat mempengaruhi kondisi mental kita. Tak heran jika minyak atsiri begitu populer saat ini.

Minyak atsiri diperoleh dari biji, kulit, kulit kayu, bunga, akar, dan daun berbagai tumbuhan. Meskipun istilah ini relatif baru, orang telah menggunakan minyak esensial untuk kesehatan fisik dan mental sejak dahulu kala. Teks Ayurveda kuno dari India melaporkan penggunaan minyak tersebut untuk mengobati berbagai rasa sakit dan nyeri serta mendorong relaksasi pikiran dan tubuh. Saat ini, selain Ayurveda, minyak atsiri digunakan dalam aromaterapi, kosmetik, wewangian, dan dupa. Mereka juga digunakan untuk memberi rasa pada masakan tertentu dan untuk menambah keharuman pada produk pembersih rumah tangga.

Minyak aromaterapi adalah cairan pekat dan mengandung sari tanaman asal minyak tersebut. Tidak semua bagian tanaman menghasilkan minyak atsiri, misalnya kulit jeruk, kayu cedar, biji almond, dan bunga cengkeh masing-masing merupakan bagian tanaman yang dimanfaatkan untuk memperoleh minyak.

Karena minyak wangi dipasarkan dalam bentuk pekat, minyak ini tidak boleh diaplikasikan tanpa dilarutkan pada kulit. Minyak ini diencerkan dengan bantuan minyak pembawa seperti zaitun atau kemiri oleh ahli terapi aroma yang berkualifikasi dan berpengalaman, jadi hindari mencampurkan dan mencocokkan minyak sendiri di rumah! Penggunaan minyak esensial yang tidak diencerkan atau campuran yang salah dapat memicu reaksi alergi yang parah. Untuk alasan yang sama, jangan biarkan anak-anak memegang minyak esensial tanpa pengawasan orang dewasa. Karena minyak ini berbau sangat harum, anak-anak mungkin cenderung mengkonsumsinya. Jadi, jika Anda menyimpan minyak ini di rumah, simpanlah di lemari yang terkunci dan jauh dari jangkauan anak-anak.

Sebelum sesi aromaterapi Anda, mintalah uji tempel dengan minyak esensial yang direkomendasikan. Hal ini sangat penting terutama jika Anda rentan terhadap alergi secara umum. Beberapa minyak diketahui tidak menyebabkan alergi, namun jangan pernah mengabaikan langkah ini. Minyak atsiri mudah terbakar sehingga penting untuk menyimpannya dengan benar. Selain itu, gunakan minyak dalam jumlah yang sangat sedikit dan jangan pernah mengonsumsi minyak tersebut.

Minyak jeruk, lavender, cendana, jojoba, kamomil, minyak pohon teh adalah beberapa minyak yang digunakan sebagai minyak pijat, mandi, atau perawatan kulit. Ini membantu menutrisi kulit, mengurangi peradangan, dan mengatasi infeksi serta menjaga kulit tetap lembut dan segar. Seorang ahli perawatan kulit atau ahli aromaterapi akan memberi tahu Anda minyak mana yang cocok untuk jenis kulit Anda. Selain digunakan secara luas dalam perawatan kulit, minyak esensial juga digunakan untuk menenangkan tubuh dan pikiran.

Melati, kemangi, kemenyan, cendana, peppermint adalah beberapa minyak yang digunakan dalam aromaterapi untuk mengatasi kelelahan. Minyak kemenyan, jeruk, lemon, dan mawar dilaporkan menimbulkan rasa sejahtera dan bahagia. Peningkat kepercayaan diri meliputi minyak grapefruit, cypress, dan jasmine; minyak grapefruit dan melati juga merupakan pereda stres yang sangat baik. Jika Anda memiliki tingkat kepercayaan diri yang rendah atau terus-menerus mengalami depresi, sesi aromaterapi dapat membantu. Minyak melati, jeruk, jeruk bali, dan rosemary dapat meningkatkan rasa percaya diri Anda, sedangkan minyak cendana mawar dan lavendel dapat meningkatkan semangat Anda.

Jika Anda tidak punya waktu atau uang untuk sesi aromaterapi yang mahal, Anda cukup menyalakan dupa yang mengandung minyak esensial di rumah. Mereka tidak hanya akan menambah keharuman pada rumah Anda, tetapi juga akan memberikan efek menenangkan pada Anda. Anda juga bisa membeli parfum yang mengandung minyak seperti lavendel atau melati. Pilihannya banyak bagi para pencari!