Kadar glukosa darah rendah pada tes darah adalah sesuatu yang saya lihat dari waktu ke waktu pada anak-anak spektrum autisme. Glukosa adalah sumber bahan bakar, dalam bentuk gula sederhana, yang dibutuhkan tubuh dan otak kita agar berfungsi dengan baik. Meskipun sebagian besar hasil tes berada pada kisaran normal, yaitu antara 80 dan 100, kadang-kadang hasilnya lebih tinggi, 105 hingga 110, dan secara berkala saya melihatnya di angka 60an.
Hipoglikemia atau glukosa darah rendah, bisa menjadi masalah sementara atau bisa menjadi masalah yang terus-menerus dan melemahkan. Tentu saja penderita diabetes mempunyai situasi di mana gula darah mereka menjadi sangat tinggi dan kemudian menjadi sangat rendah ketika mereka mempunyai ketidakseimbangan dalam insulin. Gula darah rendah dapat berdampak pada banyak hal pada diri seseorang antara lain kognisi, perhatian, fokus, bahkan dapat mempengaruhi perilaku dan suasana hati. Jika Anda melihat anak Anda menjadi murung sepanjang hari karena tidak sering makan, ia mungkin mengalami hipoglikemia reaktif atau masalah gula darah rendah.
Sekarang ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk membantu. Salah satu hal paling sederhana yang harus dilakukan adalah memastikan anak Anda makan cukup dan sering. Hal ini terutama terjadi pada masa pertumbuhan pesat dan nafsu makan mereka berubah dan mereka membutuhkan lebih banyak makanan. Camilan diperlukan ketika ada jeda waktu yang panjang di antara waktu makan, misalnya 3 hingga 4 jam. Jika anak Anda bersekolah maka pihak sekolah harus diberitahu bahwa anak Anda memerlukan camilan setiap setengah jam hingga setiap 2 jam untuk menjaga kadar gula darahnya. Orang dewasa juga bisa melakukan hal yang sama, hanya saja makan dalam porsi kecil dan lebih sering. Hal penting lainnya adalah menghindari makanan manis dan jus yang banyak mengandung gula. Insulin dilepaskan sebagai respons terhadap gula dan kemudian terjadi penurunan gula darah yang dapat menimbulkan masalah.
Jadi sebenarnya yang penting adalah menyeimbangkan lebih banyak karbohidrat dengan lemak, minyak, dan protein untuk menjaga gula darah dengan tepat. Intervensi diet juga bisa sangat membantu untuk membantu sensitivitas insulin. Mineral kromium dapat membantu pada 100 hingga 200 mikrogram per hari. Dan suplemen multivitamin, multimineral, dan antioksidan juga dapat membantu.
Tapi sebenarnya fokusnya adalah mengurangi gula, menyeimbangkan protein, menyeimbangkan karbohidrat, menyeimbangkan lemak, dan menyeimbangkan gula sederhana dan kompleks. Camilan di pagi dan sore hari di antara waktu makan memungkinkan anak Anda makan lebih sering dan itu juga membantu. Jadi jika Anda melihat perilaku seperti ini, fluktuasi besar dalam suasana hati, fokus atau perhatian, Anda mungkin melihat manifestasi dari masalah gula darah. Dan pada dasarnya, anak Anda hanya perlu makan.